Sebuah kasus perampokan sadis mengguncang ketenangan warga di Kalimantan Barat, di mana sepasang suami istri ditemukan meninggal dunia dan diduga menjadi Korban Perampokan disertai kekerasan. Kejadian tragis ini menyoroti kembali isu keamanan di permukiman warga, serta mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap motif dan menangkap pelaku. Peristiwa ini menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat kekejaman yang dialami oleh Korban Perampokan tersebut.
Insiden mengerikan ini terungkap pada hari Minggu, 18 Mei 2025, sekitar pukul 07.00 WIB. Sepasang suami istri, Bapak Rudi (55) dan Ibu Sari (52), ditemukan tak bernyawa di dalam rumah mereka di sebuah desa terpencil di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Korban pertama kali ditemukan oleh tetangga yang curiga karena rumah korban masih terkunci hingga pagi hari dan tidak ada aktivitas. Setelah pintu didobrak, keduanya ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan dengan tanda-tanda kekerasan. Sejumlah barang berharga di dalam rumah, seperti perhiasan dan uang tunai, juga dilaporkan hilang, menguatkan dugaan sebagai Korban Perampokan.
Setelah menerima laporan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sintang segera menerjunkan tim identifikasi dan penyidik ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Sintang, AKBP Bayu Aji, dalam keterangannya pada Senin, 19 Mei 2025, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan area dan melakukan olah TKP secara menyeluruh. “Dugaan awal adalah perampokan yang disertai pembunuhan. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti, termasuk sidik jari dan keterangan saksi-saksi,” jelas AKBP Bayu Aji. Jenazah kedua Korban Perampokan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sintang untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk melacak keberadaan pelaku. Tim kepolisian dikerahkan untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV jika ada. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Kasus Korban Perampokan yang berujung pada kematian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keamanan personal dan lingkungan. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat meningkatkan patroli keamanan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan kejahatan.