Kuliner

Kuliner Khas Kalbar: Nikmatnya Choi Pan dan Bubur Pedas yang Unik

Kalimantan Barat adalah surga bagi para pecinta kuliner, dengan perpaduan budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa yang menciptakan aneka hidangan unik dan lezat. Dari sekian banyak hidangan yang tersedia, dua yang paling ikonik adalah Choi Pan dan Bubur Pedas. Keduanya menawarkan cita rasa yang autentik, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kuliner khas Kalbar. Pengalaman mencicipi hidangan-hidangan ini bukan hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga sebuah perjalanan rasa yang sarat makna budaya.

Choi Pan, yang juga dikenal sebagai chai kue, adalah hidangan khas Tionghoa yang sangat populer di Kalbar, terutama di kota Pontianak. Makanan ini sekilas mirip dengan dimsum atau pangsit, tetapi dengan isian yang lebih beragam dan cara penyajian yang unik. Choi Pan terbuat dari adonan tepung beras yang tipis, diisi dengan bengkuang, kucai, talas, atau ebi, kemudian dikukus hingga matang. Saat disajikan, Choi Pan disiram dengan minyak bawang putih yang harum dan disajikan dengan sambal cocolan yang pedas. Kuliner khas ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang gurih, menjadikannya camilan favorit yang bisa ditemukan di pinggir jalan maupun di restoran.

Di sisi lain, ada Bubur Pedas, hidangan khas Melayu yang tak kalah unik. Meskipun namanya “bubur pedas,” rasanya tidak dominan pedas, melainkan kaya akan rempah-rempah. Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak dengan aneka sayuran seperti kangkung, pakis, dan daun kesum, serta berbagai bumbu seperti lada, bawang merah, dan bawang putih. Bahan unik lainnya adalah kelakai, sejenis tumbuhan pakis yang tumbuh di rawa-rawa. Bubur Pedas biasanya disajikan dengan ikan teri, kacang tanah goreng, dan sambal belacan. Kuliner khas ini adalah hidangan yang sehat dan bergizi, mencerminkan kekayaan alam di Kalimantan Barat.

Salah satu hal menarik dari kuliner khas Kalbar adalah cara penyajiannya yang sederhana namun penuh cita rasa. Kedua hidangan ini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai tempat, dari warung kaki lima hingga restoran mewah. Pada hari Sabtu, 22 Juni 2025, sebuah festival kuliner di Kota Pontianak menampilkan kedua hidangan ini sebagai primadona. Perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Pontianak, Bapak Budi Santoso, menyatakan bahwa kedua hidangan ini menjadi bagian penting dari identitas kuliner kota.

Secara keseluruhan, kuliner khas Kalbar adalah perpaduan sempurna antara budaya dan alam. Choi Pan dan Bubur Pedas adalah dua contoh nyata yang menunjukkan betapa kayanya tradisi kuliner di daerah ini. Mencicipi hidangan-hidangan ini adalah cara terbaik untuk memahami budaya dan sejarah yang telah membentuk identitas kuliner Kalimantan Barat.