Berita

Jabar Aman? Angka Kriminalitas Turun, PTDH Polisi Justru Naik

Kabar baik datang dari Jawa Barat terkait tingkat keamanan. Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mencatat adanya penurunan angka kriminalitas sebesar 8,6 persen sepanjang tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini disampaikan dalam laporan akhir tahun Polda Jabar di Bandung pada Senin, 30 Desember 2024. Penurunan ini tentu menjadi indikasi positif terkait upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa terjadi penurunan signifikan pada kejahatan konvensional sebesar 20,66 persen. Meskipun demikian, terdapat catatan menarik terkait kasus narkoba, di mana jumlah perkara memang menurun, namun jumlah tersangka justru mengalami kenaikan sebesar 3,14 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun penegakan hukum terus berjalan, peredaran narkoba masih menjadi perhatian serius.

Di tengah tren penurunan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas, muncul fenomena yang cukup kontras. Polda Jabar justru mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah anggota polisi yang dikenakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Sepanjang tahun 2024, sebanyak 64 anggota polisi dipecat, meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencatat 39 anggota PTDH.

Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa PTDH ini diberikan kepada anggota yang terbukti melakukan berbagai pelanggaran berat, termasuk asusila, tindak pidana umum, narkoba, meninggalkan kedinasan, hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Langkah tegas ini menunjukkan komitmen Polda Jabar untuk membersihkan internal kepolisian dari oknum-oknum yang melanggar aturan dan mencoreng citra institusi.

Kontradiksi antara penurunan angka kriminalitas secara umum dengan peningkatan jumlah polisi yang dipecat menimbulkan berbagai interpretasi. Di satu sisi, ini bisa menjadi indikasi bahwa pengawasan internal dan penindakan terhadap anggota yang melanggar semakin diperketat. Di sisi lain, hal ini juga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas rekrutmen dan pembinaan anggota kepolisian.

Meskipun angka kriminalitas menurun, peningkatan PTDH menjadi pengingat bahwa tantangan internal di tubuh kepolisian masih ada. Masyarakat berharap agar tren penurunan kriminalitas terus berlanjut seiring dengan upaya pembenahan internal kepolisian, sehingga Jawa Barat benar-benar menjadi wilayah yang aman dan kondusif.