Wisata

Istana Kadriah: Mengintip Sejarah Kesultanan Pontianak

Di antara gemuruh modernitas Kota Pontianak, sebuah bangunan bersejarah berdiri megah sebagai saksi bisu dari kejayaan masa lalu. Istana Kadriah, yang terletak di tepian Sungai Kapuas, bukan hanya sebuah bangunan tua, melainkan jantung dari sejarah Kesultanan Pontianak. Mengunjungi istana ini bagaikan melangkah mundur ke masa lalu, di mana setiap detail arsitektur dan artefak di dalamnya menceritakan kisah tentang para sultan, perdagangan, dan budaya Melayu yang kaya.

Didirikan pada tahun 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, Istana Kadriah menjadi pusat pemerintahan dan kediaman resmi sultan. Nama “Kadriah” diambil dari nama keluarga pendirinya, yang menunjukkan betapa personalnya ikatan antara istana dengan penguasa saat itu. Desain arsitekturnya adalah perpaduan unik antara gaya Melayu dan Eropa. Dengan tiang-tiang kayu ulin yang kokoh dan atap bertingkat yang khas, bangunan ini mencerminkan kearifan lokal yang digabungkan dengan sentuhan estetika dari pedagang dan penjelajah Eropa yang sering berinteraksi dengan kesultanan. Sebuah laporan dari tim peneliti sejarah pada 12 Mei 2025, mencatat bahwa Istana Kadriah adalah salah satu contoh terbaik arsitektur vernakular Melayu yang masih terawat.

Di dalam istana, pengunjung dapat mengagumi berbagai koleksi peninggalan bersejarah. Ada singgasana sultan yang terbuat dari kayu jati, pakaian kebesaran, dan foto-foto kuno yang mengabadikan momen-momen penting dalam sejarah kesultanan. Setiap benda memiliki ceritanya sendiri, memberikan wawasan tentang kehidupan dan pemerintahan di masa lampau. Selain itu, terdapat juga meriam-meriam kuno yang digunakan untuk pertahanan, yang menjadi pengingat akan masa-masa penuh gejolak. Catatan dari Kepolisian Pariwisata pada 20 September 2025, mencatat beberapa laporan mengenai kunjungan turis yang meningkat ke istana, menunjukkan minat yang besar dari masyarakat terhadap sejarah lokal.

Meskipun saat ini istana tidak lagi berfungsi sebagai pusat pemerintahan, ia tetap menjadi salah satu destinasi wisata budaya utama di Pontianak. Masyarakat setempat masih sangat menghormati tempat ini sebagai simbol warisan dan identitas mereka. Istana Kadriah bukan hanya museum; ia adalah monumen hidup yang terus mengajarkan generasi sekarang tentang asal-usul dan akar budaya mereka.

Pada akhirnya, mengunjungi Istana Kadriah adalah sebuah pengalaman yang mendalam. Ia mengajak kita untuk tidak hanya mengagumi keindahan fisik, tetapi juga untuk merenungkan sejarah yang telah membentuk Kota Pontianak. Ia adalah pengingat bahwa di balik kesibukan kota modern, ada cerita-cerita besar yang menunggu untuk didengar, dan warisan budaya yang harus terus dilestarikan.