Kalimantan Barat terus memperkuat infrastruktur logistiknya dengan memfokuskan pembangunan pada sektor perairan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah. Langkah modernisasi dermaga sungai kini menjadi prioritas utama guna memastikan arus barang dan komoditas unggulan seperti sawit, karet, dan hasil tambang dapat terdistribusi dengan lebih cepat dan biaya yang lebih efisien. Upaya ini dilakukan seiring dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan medis Kalbar yang memerlukan aksesibilitas jalur air yang stabil untuk pengiriman logistik kesehatan ke wilayah pedalaman. Dengan dermaga yang lebih modern, kendala geografis yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi di sepanjang aliran sungai diharapkan dapat segera teratasi.
Proyek perbaikan angkutan komoditas ini mencakup peningkatan kapasitas dermaga agar mampu menampung kapal tongkang dengan draf yang lebih dalam. Selain itu, pemasangan alat bongkar muat otomatis dan sistem manajemen pelabuhan berbasis digital mulai diperkenalkan untuk meminimalisir waktu tunggu kapal di tambatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyadari bahwa sungai merupakan infrastruktur alami yang harus dioptimalkan fungsinya sebagai jalur logistik utama, terutama di daerah yang belum terjangkau oleh jaringan jalan darat yang memadai. Renovasi ini juga dibarengi dengan pengerukan alur sungai yang mulai mengalami pendangkalan akibat sedimentasi yang tinggi.
Keberadaan dermaga sungai yang representatif sangat krusial bagi daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional. Jika proses loading barang di dermaga berlangsung lambat, maka biaya operasional perusahaan akan membengkak, yang pada akhirnya membebani harga jual komoditas. Oleh karena itu, modernisasi ini juga melibatkan sektor swasta melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Dengan fasilitas yang lebih baik, para pengusaha logistik dapat merencanakan jadwal pengiriman dengan lebih presisi, tanpa khawatir akan hambatan teknis di titik pemberangkatan maupun tujuan.
Selain fungsi ekonomi, pengembangan infrastruktur Kalbar di sektor perairan ini juga memiliki dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat lokal. Dermaga yang modern kini dilengkapi dengan fasilitas penumpang yang lebih layak, aman, dan bersih. Hal ini memudahkan warga desa di pinggir sungai untuk melakukan perjalanan antarwilayah dengan lebih nyaman. Keamanan pelayaran juga menjadi fokus utama, di mana setiap dermaga baru diwajibkan memiliki standar keselamatan yang ketat, termasuk penyediaan alat pemadam kebakaran dan pelampung penyelamat yang memadai.